A. Pengantar: Apa Itu Percabangan?
• Dalam kehidupan sehari-hari kita sering membuat keputusan berdasarkan suatu kondisi.
• Contoh: Jika hujan, maka membawa payung. Jika tidak hujan, maka tidak perlu membawa payung.
• Percabangan adalah mekanisme yang memungkinkan program memilih tindakan berdasarkan kondisi tertentu.
B. Operator Perbandingan
• > = Lebih besar dari, contoh: 10 > 5
• < = Lebih kecil dari, contoh: 5 < 10
• >= = Lebih besar atau sama dengan, contoh: 75 >= 75
• <= = Lebih kecil atau sama dengan, contoh: 60 <= 75
• == = Sama dengan, contoh: 10 == 10
• != = Tidak sama dengan, contoh: 10 != 5
• Hasil perbandingan biasanya berupa true atau false.
• Perhatian: = digunakan untuk memberikan nilai, sedangkan == digunakan untuk membandingkan nilai.
C. Percabangan if
• Percabangan paling sederhana adalah if.
• Struktur: if (kondisi) { // kode yang dijalankan }
$nilai = 80;
if ($nilai >= 75) {
echo "Lulus";
}
D. Percabangan if-else
• Gunakan else ketika ingin memberikan tindakan saat kondisi benar maupun salah.
• Struktur: if (kondisi) { // jika benar } else { // jika salah }
• Contoh: nilai 60 akan menghasilkan 'Tidak Lulus' jika syarat lulus adalah nilai >= 75.
$nilai = 60;
if ($nilai >= 75) {
echo "Lulus";
} else {
echo "Tidak Lulus";
}
E. Percabangan if-else if-else
• Gunakan else if jika terdapat lebih dari dua kondisi.
• Contoh penentuan predikat: >=90 A, >=80 B, >=70 C, selain itu D.
• Urutan kondisi sangat penting. Kondisi dengan batas lebih tinggi sebaiknya diletakkan terlebih dahulu.
$nilai = 85;
if ($nilai >= 90) {
echo "A";
} elseif ($nilai >= 80) {
echo "B";
} elseif ($nilai >= 70) {
echo "C";
} else {
echo "D";
}
F. Operator Logika
• && = AND / dan. Kedua kondisi harus benar.
• || = OR / atau. Salah satu kondisi benar sudah cukup.
• ! = NOT / kebalikan kondisi.
• Contoh: siswa lulus jika nilai >= 75 dan kehadiran >= 80.
$nilai = 80;
$kehadiran = 90;
if ($nilai >= 75 && $kehadiran >= 80) {
echo "Lulus";
}
G. Nested If
• Nested if adalah if yang berada di dalam if lainnya.
• Contoh: periksa nilai terlebih dahulu, kemudian periksa kehadiran.
• Jika logikanya sederhana, nested if dapat sering disederhanakan menggunakan operator &&.
$nilai = 85;
$kehadiran = 90;
if ($nilai >= 75) {
if ($kehadiran >= 80) {
echo "Lulus";
}
}
H. Contoh Kasus: Menentukan Kelulusan
• Aturan: >=90 Sangat Baik; >=80 Baik; >=75 Cukup; <75 Tidak Lulus.
• Contoh nilai 82 menghasilkan 'Baik'.
$nilai = 82;
if ($nilai >= 90) {
echo "Sangat Baik";
} elseif ($nilai >= 80) {
echo "Baik";
} elseif ($nilai >= 75) {
echo "Cukup";
} else {
echo "Tidak Lulus";
}
I. Contoh Kasus: Sistem Login Sederhana
• Program dapat memeriksa username dan password menggunakan operator &&.
• Jika username dan password benar, tampilkan 'Login berhasil'; jika tidak, tampilkan 'Username atau password salah'.
$username = "admin";
$password = "123456";
if ($username == "admin" && $password == "123456") {
echo "Login berhasil";
} else {
echo "Username atau password salah";
}
• Dalam kehidupan sehari-hari kita sering membuat keputusan berdasarkan suatu kondisi.
• Contoh: Jika hujan, maka membawa payung. Jika tidak hujan, maka tidak perlu membawa payung.
• Percabangan adalah mekanisme yang memungkinkan program memilih tindakan berdasarkan kondisi tertentu.
B. Operator Perbandingan
• > = Lebih besar dari, contoh: 10 > 5
• < = Lebih kecil dari, contoh: 5 < 10
• >= = Lebih besar atau sama dengan, contoh: 75 >= 75
• <= = Lebih kecil atau sama dengan, contoh: 60 <= 75
• == = Sama dengan, contoh: 10 == 10
• != = Tidak sama dengan, contoh: 10 != 5
• Hasil perbandingan biasanya berupa true atau false.
• Perhatian: = digunakan untuk memberikan nilai, sedangkan == digunakan untuk membandingkan nilai.
C. Percabangan if
• Percabangan paling sederhana adalah if.
• Struktur: if (kondisi) { // kode yang dijalankan }
$nilai = 80;
if ($nilai >= 75) {
echo "Lulus";
}
D. Percabangan if-else
• Gunakan else ketika ingin memberikan tindakan saat kondisi benar maupun salah.
• Struktur: if (kondisi) { // jika benar } else { // jika salah }
• Contoh: nilai 60 akan menghasilkan 'Tidak Lulus' jika syarat lulus adalah nilai >= 75.
$nilai = 60;
if ($nilai >= 75) {
echo "Lulus";
} else {
echo "Tidak Lulus";
}
E. Percabangan if-else if-else
• Gunakan else if jika terdapat lebih dari dua kondisi.
• Contoh penentuan predikat: >=90 A, >=80 B, >=70 C, selain itu D.
• Urutan kondisi sangat penting. Kondisi dengan batas lebih tinggi sebaiknya diletakkan terlebih dahulu.
$nilai = 85;
if ($nilai >= 90) {
echo "A";
} elseif ($nilai >= 80) {
echo "B";
} elseif ($nilai >= 70) {
echo "C";
} else {
echo "D";
}
F. Operator Logika
• && = AND / dan. Kedua kondisi harus benar.
• || = OR / atau. Salah satu kondisi benar sudah cukup.
• ! = NOT / kebalikan kondisi.
• Contoh: siswa lulus jika nilai >= 75 dan kehadiran >= 80.
$nilai = 80;
$kehadiran = 90;
if ($nilai >= 75 && $kehadiran >= 80) {
echo "Lulus";
}
G. Nested If
• Nested if adalah if yang berada di dalam if lainnya.
• Contoh: periksa nilai terlebih dahulu, kemudian periksa kehadiran.
• Jika logikanya sederhana, nested if dapat sering disederhanakan menggunakan operator &&.
$nilai = 85;
$kehadiran = 90;
if ($nilai >= 75) {
if ($kehadiran >= 80) {
echo "Lulus";
}
}
H. Contoh Kasus: Menentukan Kelulusan
• Aturan: >=90 Sangat Baik; >=80 Baik; >=75 Cukup; <75 Tidak Lulus.
• Contoh nilai 82 menghasilkan 'Baik'.
$nilai = 82;
if ($nilai >= 90) {
echo "Sangat Baik";
} elseif ($nilai >= 80) {
echo "Baik";
} elseif ($nilai >= 75) {
echo "Cukup";
} else {
echo "Tidak Lulus";
}
I. Contoh Kasus: Sistem Login Sederhana
• Program dapat memeriksa username dan password menggunakan operator &&.
• Jika username dan password benar, tampilkan 'Login berhasil'; jika tidak, tampilkan 'Username atau password salah'.
$username = "admin";
$password = "123456";
if ($username == "admin" && $password == "123456") {
echo "Login berhasil";
} else {
echo "Username atau password salah";
}